Jumat, 04 Desember 2015

BAHAYA LALAT DAN BAU AMONIA

Hal yang wajar jika ada lalat dan bau kotoran yang timbul pada kandang ternak kita, namun bagaimana jika bau kotoran dan hama lalat sampai mengganggu lingkungan penduduk, terlebih jika sampai lalat hinggap di makanan keluarga kita maka ancaman kesehatan keluarga kita juga jadi taruhannya. Apesnya lagi kini musim hujan. Waduh…… bau dan lalat menjadi-jadi.


Lalat, ancaman nyata bagi kesehatan
seekor lalat dalam beberapa jam bisa “menginfeksi” makanan dengan berjuta-juta kuman. Bagaimana itu bisa terjadi ? Lalat dalam membawa kotoran bukan saja pda kakinya yang berbulu, melainkan juga pada semacam kantong yang diisinya sewaktu makan. Setelah mengambil makanan secukupnya dari timbunan kotoran, lalat akan “beristirahat” dan mencerna makanan tadi. Lalat tadi, akan mengeluarkan kotoran hasil pencernaannya tadi ke makanan yang baru dihinggapinya atau berbagai tempat seperti meja makan, tembok atau bahkan di dalam bak air.
Kotoran yang dikeluarkan lalat mengaandung berbagai macam-macam kuman seperti tyhpus abdominalis, kolera, disenteri, scarlatina, diphteria, polio malahan telur cacing dan parasit usus. Pendek kata, dimana ada lalat yang hinggap dalam sebuah makanan, disitulah lalat akan meninggalkan kotoran sudah barang tentu saja, lalat tadi akan menyebabkan penyakit tertentu.
Untuk mengatasi gangguan lalat, Anda dapat menggunakan obat anti lalat yang aman namun effektif dalam mengatasi lalat. adapun obat anti lalat  yang saya sarankan adalah toxilat. Toxilat adalah anti lalat yang sudah terbukti khasiatnya dan digunakan baik di peternakan, rumah tangga, rumah makan dll. Cara kerjanya adalah setelah lalat menghisap cairan atau hingap pada butiran obat anti lalat ini, beberapa detik kemudian si lalat akan mulai menggosok-gosokkan kedua kaki belakangnya. Sayapnya tergetar. Kaki belakang terangkat. Ia mulai kehilangan orientasi arah. Saat itulah racun saraf bekerja. Beberapa detik kemudian, perut lalat mulai membengkak karena racun lambung mulai menyerang abdomennya. Lantas lalat kesulitan terbang karena beban di perut plus pusing. Kalaupun bisa terbang tidak bisa jauh. Adanya racun lambung pada produk kami menjadi jalan keluar bagi peternak ayam layer maupun broiler yang tersiksa oleh lalat melalui larvanya yang susah dimatikan oleh racun kimia yang biasanya hanya mengandung racun saraf….

Bagaiman dengan bau amoniak????

Bau yang tidak sedap dari kotoran ternak juga sangat mengganggu  bagi para peternak, terlebih bagi peternak yang berada pada daerah padat penduduk. Maka perlunya kita dapat mengurangi maupun menghilangkan bau kotoran itu agar tidak terjadi dampak- dampak yang tidak diinginkan.
Lalu bagaimana?
Kini hadir protexol Diproses dari bahan murni organik dengan kandungan bioflavonoid dan polyphenol yang tinggi terbukti secara ilmiah maupun empirik untuk menekan bau amonia (dan bau dari limbah organik lainnya) secara efektif, cepat dan aman. Efisiensi dicapai dengan kepekatan pencampuran ke dalam air yaitu 2%-4% PROTEXOL saja. Satu kali penyemprotan larutan PROTEXOL terbukti mampu mengurangi bau amonia kotoran ayam sampai 90% selama 5-6 hari.


2 SEJOLI YANG TAK BISA DIPISAHKAN
PROTEXOL DAN TOXILAT


KLIK UNTUK PEMESANAN     (KLIK PESAN )