Hal yang wajar jika ada lalat dan bau kotoran yang timbul
pada kandang ternak kita, namun bagaimana jika bau kotoran dan hama lalat
sampai mengganggu lingkungan penduduk, terlebih jika sampai lalat hinggap di
makanan keluarga kita maka ancaman kesehatan keluarga kita juga jadi
taruhannya. Apesnya lagi kini musim hujan. Waduh…… bau dan lalat menjadi-jadi.
Lalat, ancaman nyata
bagi kesehatan
seekor lalat dalam beberapa jam bisa “menginfeksi” makanan
dengan berjuta-juta kuman. Bagaimana itu bisa terjadi ? Lalat dalam membawa
kotoran bukan saja pda kakinya yang berbulu, melainkan juga pada semacam
kantong yang diisinya sewaktu makan. Setelah mengambil makanan secukupnya dari
timbunan kotoran, lalat akan “beristirahat” dan mencerna makanan tadi. Lalat
tadi, akan mengeluarkan kotoran hasil pencernaannya tadi ke makanan yang baru
dihinggapinya atau berbagai tempat seperti meja makan, tembok atau bahkan di
dalam bak air.
Kotoran yang dikeluarkan lalat mengaandung berbagai
macam-macam kuman seperti tyhpus abdominalis, kolera, disenteri,
scarlatina, diphteria, polio malahan telur cacing dan parasit usus. Pendek
kata, dimana ada lalat yang hinggap dalam sebuah makanan, disitulah lalat akan
meninggalkan kotoran sudah barang tentu saja, lalat tadi akan
menyebabkan penyakit tertentu.
Untuk mengatasi
gangguan
lalat, Anda dapat menggunakan obat anti lalat yang aman namun effektif
dalam mengatasi
lalat. adapun obat anti lalat yang saya sarankan adalah
toxilat.
Toxilat adalah anti lalat yang sudah terbukti khasiatnya dan digunakan baik di
peternakan, rumah tangga, rumah makan dll. Cara kerjanya adalah setelah lalat
menghisap cairan atau hingap pada butiran obat anti lalat ini, beberapa detik
kemudian si lalat akan mulai menggosok-gosokkan kedua kaki belakangnya.
Sayapnya tergetar. Kaki belakang terangkat. Ia mulai kehilangan orientasi arah.
Saat itulah racun saraf bekerja. Beberapa detik kemudian, perut lalat mulai
membengkak karena racun lambung mulai menyerang abdomennya. Lantas lalat
kesulitan terbang karena beban di perut plus pusing. Kalaupun bisa terbang
tidak bisa jauh. Adanya racun lambung pada produk kami menjadi jalan keluar
bagi peternak ayam layer maupun broiler yang tersiksa oleh lalat
melalui larvanya yang susah dimatikan oleh racun kimia yang biasanya hanya
mengandung racun saraf….
Bagaiman dengan bau
amoniak????
Bau yang tidak sedap dari kotoran ternak juga sangat
mengganggu bagi para peternak, terlebih
bagi peternak yang berada pada daerah padat penduduk. Maka perlunya kita dapat
mengurangi maupun menghilangkan bau kotoran itu agar tidak terjadi dampak-
dampak yang tidak diinginkan.
Lalu bagaimana?
Kini hadir
protexol Diproses dari bahan murni organik dengan
kandungan bioflavonoid dan polyphenol yang tinggi terbukti secara ilmiah maupun
empirik untuk menekan bau amonia (dan bau dari limbah organik lainnya) secara
efektif, cepat dan aman. Efisiensi dicapai dengan kepekatan pencampuran ke
dalam air yaitu 2%-4%
PROTEXOL saja. Satu kali penyemprotan larutan
PROTEXOL terbukti
mampu mengurangi bau amonia kotoran ayam sampai 90% selama 5-6 hari.
2 SEJOLI YANG TAK BISA DIPISAHKAN
PROTEXOL DAN TOXILAT