Peralatan Minum
Tersedianya air bersih
dan segar dalam jumlah yang cukup sangatlah mendasar untuk produksi unggas yang
baik. Tanpa asupan air yang cukup, konsumsi pakan akan menurun dan
performans ayam akan buruk. Sistem pemberian minum baik terbuka dan
tertutup telah umum digunakan.
Alat Minum Sistem Terbuka (Bell And Cup
Drinkers)
Meskipun ada keuntungan dari rendahnya biaya pemasangan sistem air minum terbuka, masalah yang terkait dengan kualitas litter dan kebersihan air muncul ke permukaan. Kebersihan air sulit untuk dipertahankan karena unggas akan mengotori tempat minum sehingga perlu untuk membersihkannya setiap hari. Hal ini tidak hanya memakan tenaga tetapi juga memboroskan air.
Meskipun ada keuntungan dari rendahnya biaya pemasangan sistem air minum terbuka, masalah yang terkait dengan kualitas litter dan kebersihan air muncul ke permukaan. Kebersihan air sulit untuk dipertahankan karena unggas akan mengotori tempat minum sehingga perlu untuk membersihkannya setiap hari. Hal ini tidak hanya memakan tenaga tetapi juga memboroskan air.
Kondisi litter merupakan
barometer yang sangat baik untuk mengukur efektivitas penyediaan air
minum. Litter yang basah di bawah tempat air minum menunjukkan alat minum
ditempatkan terlalu rendah, tekanan terlalu tinggi atau tidak ada pemberat
yang memadai dalam alat minum. Jika litter di bawah alat minum sangat
kering, mungkin menunjukkan tekanan air terlalu rendah.
Rekomendasi pemasangan alat minum terbuka:
·
Alat
minum harus menyediakan setidaknya 0,6 cm ruang minum per ayam.
·
Semua
alat minum manual harus memiliki pemberat untuk mengurangi resiko tumpahan.
Rekomendasi pengaturan alat minum terbuka:
·
Alat
minum harus direndahkan untuk memastikan tinggi dari bibir alat minum sama
dengan tinggi punggung ayam ketika berdiri normal.
·
Tinggi
alat minum harus selalu disesuaikan seiring dengan pertumbuhan ayam untuk
meminimalkan kontaminasi.
Tinggi air harus 0,5 cm dari bibir alat
minum pada saat DOC baru masuk dan secara bertahap menurun hingga
kedalaman 1,25 cm setelah umur tujuh hari usia, sekitar sedalam kuku ibu jari.
Alat Minum Sistem Tertutup (Nipple Drinkers)
Ada dua jenis nipple yang umum digunakan:
·
Nipple
aliran tinggi 80-90 ml/menit. Nanti ada butiran air menggantung di ujung
nipple dan terdapat wadah untuk menangkap setiap kelebihan air yang bisa
menetes dari nipple. Umumnya 12 ekor ayam per nipple dengan sistem laju
alir tinggi direkomendasikan.
·
Nipple
aliran rendah 50-60 ml / menit. Biasanya tidak memiliki wadah dan tekanan
disesuaikan untuk mempertahankan aliran air untuk memenuhi kebutuhan
broiler itu.Umumnya 10 ekor per nipple dengan tingkat aliran rendah yang
direkomendasikan.
Rekomendasi pemasangan alat minum tertutup:
·
Sistem nipple
perlu bertekanan dengan baik, caranya adalah dengan memasang tangki
tandon atau pompa.
·
Di
kandang dengan lantai miring, regulator kemiringan harus
dipasang berdasarkan rekomendasi pabrik untuk mengatur tekanan
air di semua bagian kandang. Atau dengan cara lainnya: membuat jalur pipa
terpisah, memasang regulator tekanan atau memasang
penetralisir kemiringan. Di kandang dengan
lantai miring, regulator tekanan harus dipasang pada
bagian kandang yang tinggi.
·
Ayam
tidak boleh harus berjalan lebih dari 3 m untuk mencapai air. Nipple
harus ditempatkan pada jarak maksimum 35 cm.
Rekomendasi pengaturan alat minum tertutup:
·
Sistem nipple
cenderung sulit terkontaminasi dibandingkan sistem terbuka.
·
Letak
nipple harus disesuaikan sesuai dengan tinggi ayam dan tekanan
air. Secara umumn ayam harus agak mendongak tapi tidak boleh
membungkuk untuk mencapai ujung nipple - kaki harus
datar di lantai.
·
Untuk
sistem dengan pipa berdiri, tekanan harus disesuaikan setiap
kali tinggi pipa dinaikkan 5 cm - sesuai
rekomendasi pabrik. Sistem dengan wadah penampung tetesan air
harus diatur agar ayam tidak pernah minum dari wadah penampung.
Jika terdapat air dalam wadah penampung berarti tekanan airnya
terlalu tinggi.
·
Untuk
mendapatkan performans ayam pedaging yang optimal, dianjurkan untuk
menggunakan sistem air minum
tertutup. Kontaminasi air dalam sistem nipple tertutup jauh
lebih rendah kemungkinannya dibandingkan sistem terbuka. Pemborosan
air juga dikurangi. Selain itu, sistem tertutup memberi
keuntungan berupa tidak perlunya pembersihan alat minum setiap hari
dibandingkan dengan sistem alat minum terbuka. Namun,
penting untuk secara teratur memantau dan menguji laju aliran
air. Jangan hanya cukup dilihat untuk menentukan apakah
semua nipple bekerja dengan baik.
PEMESANAN KLIK DI SINI....

