Rabu, 02 Januari 2013

Membunuh Lalat Ketika Populasi Lalat Bertambah di Musim Hujan



Musim penghujan yang terus mengguyur setiap hari dari pagi sampai malam hari membuat cemas, karena dengan mulai datangnya musim hujan ini menyebakan beberapa peternak di wilayah – wilayah tertentu merugi karena banyaknya ternak yang sakit karena efek cuaca yang extream ini. Selain itu musim hujan menyebabkan menyebarnya penyakit seperti DBD, diare dan lain-lain pada manusia.

Salah satu faktor penyebab penyebaran penyakit ternak dan peternak dimusim hujan ini adalah populasi serangga yang meningkat. Dari sekian banyak serangga, lalat merupakan salah satu serangga yang mengganggu dan sebagai salah satu serangga penyebar penyakit. Lalat adalah media berbagai kuman penyakit dikarenakan lalat memakan seperti bangkai, kotoran manusia dan hewan, sampah dan sebagainya, bahkan larva lalat juga bisa membuat penyakit pada ternak kita.

Perkembangbiakan lalat sangat cepat apabila dibanding pada musim kemarau, hal ini dipicu oleh sampah yang membusuk serta bau yang tak sedap akibat tergenang air hujan.Sampah yang membusuk disekililing rumah atau kandang kita, kotoran ternak yang baunya sangat menyengat karena air hujan menjadi pemicu banyak lalat hinggap dirumah atau kandang ternak kita.
Melihat lalat berterbangan di kandang ternak, dapur atau ruang makan, jelas bukan pemandangan yang menyenangkan.

Apa ya ng harus dilakukan ketika lalat mulai menyerbu kandang ternak dan rumah kita? Tentu saja yang utama adalah menjaga kebersihan kandang ternak dan sekeliling rumah. Selain itu gunakan racun lalat alami yang aman bagi ternak dan manusia, sehingga lalat yang berterbangan bisa berkurang. Toxilat,top killer dan ralat merupakan solusi dalam mengatasi lalat penggangu.

Sedangkan larva lalat yang mungkin juga dapat merugikan bisa di atasi dengan proteksol.
Semoga bermanfaat