- Lakukan vaksinasi Gumboro Killed, bisa bersamaan dengan ND Killed. Ada beberapa perusahaan importir, produsen dan distributor obat hewan yang memproduksi dan atau menjual vaksin gabungan ND + Gumboro Killed. Aplikasinya melalui suntik di bawah kulit belakang leher (sub cutan). Dosisnya cukup 50% dibanding untuk ayam dewasa, yaitu 0,25 ml/ekor, saat anak ayam berumur hari ke-5;
Vaksinasi Gumboro Live pada umur 13 hari. Hanya sekali saja, cukup. Dipilih pada hari ke-13 karena pada umur 10-17 hari maternal antibodi (kekebalan bawaan dari induk) terhadap Gumboro tinggal 50% kekebalannya, yaitu saat yang tepat untuk vaksin Gumboro;
- Aplikasinya seyogyanya dicekokkan atau tetes mulut sambil melakukan seleksi anak ayam (kelompokkan ayam dalam Grade A, B dan C). Yang Grade C disendirikan dalam 1 kelompok dan diperlakukan istimewa dari sisi tata kelola dan pakan. Pilih vaksin Gumboro yang klasifikasinya INTERMEDIATE +. Vaksin Gumboro, ibarat sambal ada yang tidak pedas (-), pedas (+) dan ada yang ekstra pedas (++);
- Pada hari kedua setelah vaksin Gumboro Live, tubuh ayam akan timbul demam selama 4-5 hari;
- Maka, untuk menanggulangi reaksi setelah vaksinasi (post vaccinal reaction), bisa diberi obat anti stress, multivitamin dan penurun panas/demam, selama 5-7 hari. Ada beberapa merk yang beredar (maaf, jangan tanya merk-nya). Atau bisa juga membuat ramuan sendiri obat penurun panas ini. Untuk 1.000 ekor anak ayam terdiri dari multivitamin 50 gram + gula putih 100 gram + parasetamol generik 40 tablet + oralit 2 sachet + Vitacimin 10 tablet. Diblender sampai halus dan rata. Dibagi 3 bagian dan pemberiannya bisa campurkan dalam air minum ayam, sehari 3 kali : pagi, siang dan sore;
- Untuk mencegah infeksi sekunder, lakukan semprot desinfektan, luar dan dalam kandang, berturut-turut selama 5 hari.