Kamis, 27 Desember 2012

SNOT, Tahukah anda?



Penyakit snot atau juga banyak dikenal dengan pilek unggas nama latinnya Infectious Coryza merupakan penyakit menular yang kronis pada unggas, penyebabnya adalah bakteri Hemophilus gallinarum. Bakteri yang sangat kecil mudah sekali masuk ketubuh hewan lewat udara yang menerbangkan debu yang membawa bakteri ini dan menginfeksi hewan yang ada di dekatnya. Selain melalui debu penularan juga melalui tempat-tempat yang terkontaminasi bakteri Penyakit snot atau coryza disebabkan oleh virus Hemophillus gallinarum.
            Penyakit ini menyerang sekitar bagian muka ayam sehingga menyebabkan bengkak dan muncul benjolan berwama merah di sekitar hidung, mata, dan telinga. Cara penulanannya melalui perantaraan ayam lain, udara, debu, makanan, dan minuman. Penularan penyakit ini juga dapat malalui keturunan.
            Tanda-tanda serangan penyakit snot atau coryza yang dapat dilihat adalah muka bengkak, hidung berlendir, sering bersin-bersin, sesak napas, dan nafsu makan turun. Jika tidak ditangani secara serius, lama kelamaan ayam yang terserang penyakit ini akan mati.
            Pencegahan terhadap serangan penyakit snot atau coryza dapat dilakukan dengan cara menjauhkan ayam yang terserang penyakit dan kelompok ayam yang lain agar tidak menular. Di samping itu, sangkar tempat makan, dan minum harus selalu dibersihkan dan segala kotoran. Burung kenari yang terlanjur terserang penyakit snot atau coryza harus segera diberi obat yang sesuai .
            Pengobatan dengan avispro, Obat ini dapat digunakan untuk mengobati Coccidiosis (penyakit berak darah), Pullorum (berak kapur), Coryza (snot, pilek, muka bengkak), berak hijau (Acute kolera), dan CRD (batuk, ngorok). Aturan pakai dan dosis penggunaannya dapat dilihat pada kemasan obat tersebut.
             
            Pasca terserang penyakit kita beri asupan nutrisi yang seimbang mulai dari vitamin, mineral sampai suplemen pendukung, menjaga kebersihan kandang dan membuang kotoran jangan sampai dibiarkan menumpuk terlalu lama di dalam sangkar dijemur di bawah sinar matahari tiap pagi satu jam dan dimandikan tiap dua  minggu sekali.